Simak Gejala Campak Tak Tertangani Hingga Risikonya
- Freepik
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga Agustus 2025 terdapat 46 Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak terjadi di Indonesia.
Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan kasus tinggi, khususnya Kabupaten Sumenep yang melaporkan 2.139 kasus suspek campak dengan 205 kasus terkonfirmasi laboratorium3 dan 20 anak meninggal dunia.
Kementerian Kesehatan juga menyebut bahwa saat ini cakupan imunisasi campak masih jauh dari target 95 persen yang dibutuhkan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).
Sementara, ada ajakan bagi masyarakat, khususnya orangtua, agar mulai mencegah dengan langkah sederhana yang penting dilakukan. Seperti cek kembali buku imunisasi anak.
“Pastikan dosis MMR lengkap, dan bersama-sama kita lindungi anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang sehat dan kuat,” kata Country Medical Lead MSD Indonesia, dr. Amrilmaen Badawi.
Sumber: Antara