MUI Sorot Trasi Pembangunan Gedung di Lingkungan Pesantren

Ilustrasi membangun bangunan/freepik
Sumber :
  • Freepik

Kebiasaan ini bahkan dilakukan sejak pembuatan material. Para santri membuat batu bata, membakarnya, hingga menyusunnya menjadi dinding dengan pengawasan orang-orang yang dianggap mampu di bidang bangunan.

Tragedi Beruntun, Selang 4 Hari Dua Pemuda Tewas Sadis di Gunungsindur

“Kalau tenaga, ya, biasalah dilakukan tenaga dari santri. Dari zaman saya pesantren, bikin batanya, setelah jadi, kemudian kita pasang batanya dengan diawasi tentu oleh orang-orang yang dianggap mampu dan capable dalam konteks membangun,” ucap KH Marsudi.

Sebelumnya diberitakan, pakar konstruksi dari Teknik Sipil Institut Teknologi Sebelas Maret (ITS), Mudji Irawan, menilai pola keruntuhan Ponpes Al Khoziny menunjukkan adanya kegagalan konstruksi. Ia menyebut kerusakan bangunan tersebut terjadi menyeluruh, bukan parsial.

SDN Cisarua 01 Nanggung Terancam Ambruk, Guru dan Siswa Diliputi Ketakutan

“Kerusakan ini bukan parsial, tapi menyeluruh. Semua elemen strukturnya gagal,” ujar Mudji. Kondisi bangunan ponpes itu sempat viral di media sosial karena terlihat memiliki bentuk tidak lazim.

Bangunan lima lantai itu tampak makin melebar di bagian atas, sementara di bawahnya hanya ditopang tiang kecil dan konstruksi lama dua lantai. Hingga Jumat malam, 3 Oktober 2025, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil mengevakuasi 116 orang, dengan 13 di antaranya meninggal dunia.

Icang Korban Penganiayaan di Acara Vespa di Gunung Putri Meninggal Dunia

Proses evakuasi terus dilakukan siang malam dengan dukungan alat berat dan peralatan khusus seperti search cam flexible Olympus dan Xaver 400 wall scanner. “Alat berat tidak digunakan untuk membongkar seluruh puing sekaligus, melainkan membuka akses menuju titik korban,” kata Kepala Kantor Basarnas Surabaya, Nanang Sigit.

Meski evakuasi diperkirakan bisa selesai Sabtu 4 Oktober 2025, Basarnas memastikan pencarian korban akan dilanjutkan hingga seluruh santri yang tertimbun ditemukan.

Sumber: VIVA.co.id