Aan Triana Beri Pesan Penting Saat Hadiri Kemah Persahabatan Daarul Rahman

Santri Garda Depan Kebhinekaan: Aan Triana Hadiri Kemah Persahabatan Daarul Rahman
Sumber :
  • Andi Supihadi

{{ photo_id=27 }}

DLH Kabupaten Bogor Dorong Pesantren dan Sekolah Jadi Pelopor Pengurangan Sampah di Cisarua

BOGOR – Ratusan tenda santri alumni Daarul Rahman berdiri tegak di tengah hambatan hijau. Seolah menjadi simbol persatuan dan semangat kebersamaan.

Kemah Persahabatan Antar Santri Alumni yang digelar pada 29–31 Agustus 2025 ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan ruang belajar kehidupan. Seperti berlatih kepemimpinan, membangun jejaring, serta meneguhkan nilai kebangsaan.

Warga Purasari Kecewa Tak Pernah Nikmati CSR Star Energy, Ketua Komisi III DPRD Bogor Desak Pemerintah Tinjau Ulang Regu

Dengan tema "Dari Pesantren, Bersama Membangun Indonesia", kegiatan yang berlangsung di Green House Pondok Pesantren Daarul Rahman II menjadi saksi lahirnya gagasan besar dari rahim pesantren.

Salah satu suara yang menggema datang dari Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor sekaligus alumni Daarul Rahman, Aan Triana Al Muharom. Dalam moment dorstoop ke awak meda, ia menegaskan bahwa santri harus tampil sebagai garda depan kebhinekaan.

Warga Nanggung Keluhkan Jalan Rusak Menuju Sekolah, Dewan Janji Perjuangkan Perbaikan di 2026

"Dari pesantrenlah kita belajar mengabdi. Bukan hanya untuk umat, tetapi juga untuk nusa, bangsa, dan negara. Santri harus siap menjaga keberagaman dan menebarkan Islam yang rahmatan lil'alamin," ujar Aan, Jumat (29/8/2025).

Kehadiran Aan sekaligus menandai peresmian Satuan Komunitas Gerakan Pramuka Daarul Rahman (Sako Daarul Rahman), wadah baru yang diharapkan menjadi ruang aktualisasi santri dalam bidang dakwah, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.

"Sebagai alumni, tentu kita bangga. Sako Daarul Rahman ini akan menjadi jaringan yang kokoh, mengikat kita dalam pengabdian nyata," tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Bogor, Agus Ridhollah, mewakili Wakil Bupati Bogor, menekankan pentingnya semangat berprestasi bagi generasi muda pesantren.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi santri untuk menatap tantangan global tanpa kehilangan jati diri.

Dengan semboyan "Berkhidmat untuk Umat dan Bangsa", Kemah Persahabatan Daarul Rahman ke-50 tahun ini menghadirkan pesan kuat pesantren bukan hanya benteng tradisi dan agama, tetapi juga kawah candradimuka lahirnya generasi cerdas, tangguh, dan berkarakter.

Santri Daarul Rahman kembali membuktikan, dari tenda-tenda sederhana di lereng Bogor, lahir cahaya yang bisa menerangi Indonesia.