Reses DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang I Tahun 2025–2026: Serap Aspirasi Warga Leuwiliang, Fokus Infrastruktur dan Layan
- viva.co.id
Revitalisasi Puskesmas Leuwiliang dan Puskesmas Puraseda diusulkan mengingat lahan yang terbatas. Usulan juga mencakup pengadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) di enam RW di wilayah Tanjungsari dan Cianten, yang selama ini masih bergantung pada layanan mobil bus swadaya (busswing).
Masalah sosial seperti ODGJ, manusia silver, anak punk, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang juga menjadi perhatian. Polsek Leuwiliang bersama stakeholder lainnya telah rutin melakukan patroli mingguan, namun masih ditemukan sejumlah pelanggaran.
Camat WR Pelitawan juga menyinggung kebutuhan sekretariat bagi penggiat sosial. Lebih lanjut, usulan pembangunan gelanggang olahraga indoor di dekat stadion Leuwiliang juga dikemukakan. Dengan ketersediaan lahan yang masih luas, tempat tersebut dinilai ideal untuk dijadikan kompleks olahraga sekaligus bagian dari program revitalisasi stadion.
Kurangnya rambu lalu lintas di jalan utama Leuwiliang menjadi hambatan dalam penegakan hukum dan keselamatan lalu lintas. Sementara itu, lima desa yakni Purwasari, Puraseda, Pabangbon, Karyasari, dan Bantarkaret tercatat sebagai wilayah rawan bencana, dan memerlukan perhatian serta penanganan khusus dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Aan Triana Almuharom dari Komisi 3 menyampaikan bahwa masukan yang disampaikan sangat lengkap dan rinci. Ia memastikan bahwa DPRD akan membawa seluruh usulan tersebut ke pembahasan APBD Murni di bulan November.
“Banyak hal yang perlu kita diskusikan, tapi usulannya sudah sangat detail dari Pak Camat, di samping usulan-usulan yang disampaikan, bulan November nanti kita akan bahas APBD Murni. Harapannya, semua usulan bisa langsung ditindaklanjuti agar apa yang diharapkan masyarakat dapat terwujud,” tambahnya.