Madrasah Keluarga: Saat Rumah Kembali Menjadi Sekolah Pertama dan Terutama

Ilustrasi Keluarga
Sumber :
  • AI Generated / Dok. AI via Gemini

      4. Kelas Inspirasi: Ayah Ibu Jadi "Superstar"

Job Fair Kota Bogor 2025: 40 Perusahaan Buka 2.000 Lowongan, Ribuan Pencari Kerja Serbu Plaza Jambu Dua

Sekali waktu, undanglah orang tua untuk jadi guru tamu! Seorang ayah yang arsitek bisa bercerita tentang cara membangun rumah, atau seorang ibu yang seniman bisa mengajarkan melukis sederhana. Saat melihat orang tuanya "mengajar", rasa bangga anak akan memancar. Di sisi lain, orang tua pun sadar, "Wow, aku punya ilmu yang berharga untuk dibagikan pada anakku dan teman-temannya."

Kata Kunci: Guru tamu orang tua, mengembangkan bakat anak, role model.

Permendikbud 64/2015: Sekolah Wajib Jadi Kawasan Tanpa Rokok, Ini Aturan Lengkapnya

5. Grup WhatsApp yang Positif dan Supportif

Daripada grup yang isinya hanya info pembayaran atau keluhan, bentuklah grup kecil "Sobat Madrasah Keluarga". Isinya untuk saling menyemangati, berbagi tips parenting singkat, atau sekadar mengingatkan, "Jangan lupa shalat berjamaah malam ini, ya!" Komunitas kecil ini menjadi pengingat agar kita tidak merasa sendirian dalam perjalanan panjang mendidik anak.

Wali Kota Bogor Hadiri Global Forum Urban Food Policy Pact 2025 di Milan

Kata Kunci: Komunitas parenting online, dukungan sesama orang tua, berbagi tips.

Madrasah Keluarga pada intinya adalah tentang kehadiran dan kesadaran. Kehadiran kita yang berkualitas lebih berharga daripada sekadar fasilitas yang mahal. Dan kesadaran bahwa pendidikan karakter yang kuat berawal dari rumah. Mari jadikan rumah kita bukan hanya tempat pulang, tapi tempat tumbuh yang paling nyaman bagi anak-anak kita.