Karang Taruna Kecamatan Diguyur Rp30 Juta, Katar Desa Bisa Didanai BHPRD

Kegiatan PKD-KT Kecamatan Ciawi
Sumber :

Bogor, VIVA Bogor – Pengurus Karang Taruna (Katar) Kecamatan se-Kabupaten Bogor telah mendapatkan hibah Rp30 juta per tahun. Anggaran ini bisa digunakan untuk minimal tiga kegiatan di antaranya peningkatan kapasitas seperti Pelatihan Kepemimpinan Dasar Karang Taruna (PKD-KT), usaha ekonomi kreatif, dan kegiatan positif lainnya.

Tegaskan Komitmen dan Integritas, CV RM Siap Lawan Pemberitaan Negatif

"Mekanismenya ada proposal pengajuan, pelaksanaan kegiatan, kemudian setelah LPj (Laporan Pertanggungjawaban), baru bisa mengajukan kembali," ujar Bendahara Karang Taruna Kabupaten Bogor, Sopian Sauri, saat menghadiri kegiatan PKD-KT Kecamatan Ciawi, Minggu, 12 Oktober 2025.

Sopian menegaskan, bahwa anggaran Rp30 juta murni untuk kegiatan Katar kecamatan. "Melalui anggaran Rp30 juta ini Karang Taruna Kecamatan bisa melibatkan Karang Taruna Desa dalam setiap kegiatan. Perlu kami jelaskan bahwa untuk saat ini belum ada anggaran untuk Karang Taruna Desa. Kami akan usulkan ke Pemkab Bogor ke depan agar Karang Taruna Desa juga dapat bantuan," katanya.

Pembibitan Katar di Bogor, Mensos : Contoh Ketahanan Pangan

Dijelaskan lebih lanjut bahwa Katar Desa sebetulnya bisa mendapatkan bantuan biaya operasional dan kegiatan melalui dana Bagian Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPRD), yaitu dana yang disalurkan pemerintah daerah kabupaten/kota kepada desa sebagai salah satu sumber pendapatan asli desa (PADes). BHPRD ini digunakan untuk membiayai program-program pemerintahan desa, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Teman-teman Kepala Desa bisa mengalokasikan untuk Karang Taruna Desa dari BHPRD. Untuk nilainya berbeda-beda, tidak bisa dipatok berapa, tergantung kemampuan masing-masing desa karena tidak ada aturan baku," sebutnya.

Pesan Mensos di HUT Karang Taruna Rayakan HUT ke-65

PKD-KT Samakan Persepsi

Sementara itu, kegiatan PKD-KT Kecamatan Ciawi diikuti oleh 40-sn peserta dari pengurus Katar Kecamatan Ciawi dan pengurus Katar masing-masing desa. Kegiatan yang juga dihadiri MPKT Karang Taruna Kabupaten Bogor Deni Humaedi ini menghadirkan narasumber Kasi Pemerintahan Kecamatan Ciawi mewakili Camat, Sekjen FKPPI Kabupaten Bogor Syarif, dan pengurus Katar Kabupaten Bogor.

Sopian menyampaikan bahwa kegiatan PKD-KT yang dilaksanakan oleh Katar Kecamatan Ciawi adalah yang ke-37 se-Kabupaten Bogor dan tinggal menyisakan tiga kecamatan.

"Melalui kegiatan PKD-KT ini kami ingin ada satu rule model, satu persepsi, untuk Karang Taruna, dan dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para pemuda," paparnya.

Sementara itu, MPKT Karang Taruna Kabupaten Bogor, Deni Humaedi, menegaskan bahwa pengkaderan melalui kegiatan PKD-KT sangat penting karena kader Katar di wilayah adalah jantungnya Katar. 

"Kader itu berasal dari bahasa inggris, cadre, atau bingkai. Kader-kader di wilayah ini sebagai bingkai atau penjaga Karang Taruna. Kalau tanpa kader ambyar. Maka pelatihan kepemimpinan penting, jangan hanya bangga dengan seragam," jelasnya.

Lebih spesifik diharapkan semua kader Katar bisa menguasai komunikasi di era digital seperti sekarang. "Tapi justru jangan gara-gara handphone malah membuat interaksi makin sulit meski hanya untuk melaksanakan kerja bakti. Harapan saya kalau Karang Taruna ingin besar hiduplah di samudera, jangan di aquarium yang kecil--kalau tidak diberi makanan mati," imbuhnya.