Berbuat Baik dalam Islam

Ilustrasi penumpang KRL
Sumber :

Bogor – Islam sebagai agama sempurna yang datang dari Allah, bukan saja mengajarkan masalah konsep ketuhanan dan cara bagaimana menyembah (ibadah), dan kemudian memberikan ganjaran atau pahala bagi siapa saja yang meyakini dan melaksanakannya. Islam, yang turun sebagai rahmat bagi seluruh alam, juga mengajarkan kebaikan sosial (muamalah), dan akan mengganjar setiap orang yang melakukannya.

Santri Bicara: Hormat Bukan Kultus, Disiplin Bukan Penindasan

Di dalam Al-Qur’an Allah menyebutkan bahwa Dia menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan sekaligus perintah untuk melakukannya. Allah berfriman:

 

Iri Itu Fitrah, Bukan Dosa: Ustaz Hanan Attaki Ungkap Cara Mengubah Insecure Jadi Motivasi

 وَاَحْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

Dan berbuatbaiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik (QS. Al-Baqarah [2]: 195).

Rahasia Sehat dari Sunah Minum Nabi: Sedikit Demi Sedikit, Penuh Syukur

 

Syekh As-Sa’di menjelaskan bahwasanya ayat di atas tidak membatasi pada kebaikan tertentu. Segala kebaikan yang dilakukan manusia seperti menderma harta, memberikan manfaat dengan jabatan, menyuruh kebaikan dan melarang pada kemunkaran, mengajarkan Ilmu, membantu kesulitan orang lain, dan lain sebagainya adalah termasuk yang dimaksud ayat ini. Bahkan termasuk juga kebaikan (ihsan) dalam beribadah kepada Allah sebagaimana yang disebutkan Rasulullah dalam satu hadis beliau. Rasulullah bersabda:

 

أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

Hendaklah kamu beribadah kepada Allah seakan-akan kamu melihat-Nya. Jikapun kamu tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu (HR. Muslim no. 8)

 

Kebaikan sendiri adalah sesuatu yang datang dari Allah dan Rasulnya. Dengan kata lain, Al-Qur’an dan sunnah adalah dua sumber kebaikan yang paling dasar bagi manusia. Adapun sesuatu yang betertantangan dengan keduanya tentu saja adalah sebuah keburukan meski manusia memandang itu sebuah kebaikan.

 

Begitu berartinya kebaikan di sisi Allah. Hal ini terbukti dengan perintah bukan saja untuk melakukannya, tapi juga berlomba-lomba dalam melakukannya. Perintah untuk berlomba kepada kebaikan tentu saja suatu yang lebih dari sekadar perintah itu sendiri. Selayaknya perlombaan, setiap orang ingin menjadi yang terbaik dengan melakukannya dengan persiapan yang matang, dan dengan sesempurna mungkin.

 

Allah berfriman:

 

 فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ

Maka, berlomba-lombalah kamu dalam berbagai kebajikan (QS. Al-Baqarah [2]: 148).

 

Apalagi, Allah juga menerangkan bahwa ketika hamba-Nya berbuat kebaikan atau memberikan manfaat untuk orang lain, sejatinya kebaikan itu untuk diri mereka sendiri. Sederhananya, segala kebaikan yang kita lakukan, yang kemudian manfaatnya dirasakan orang lain, bukan saja bermanfaat untuk orang lain yang merasakan, tapi juga untuk diri kita sendiri, meski secara zahir kita yang berkorban ataupun kehilangan.

Halaman Selanjutnya
img_title