Tiga Pelajar Indonesia di Turki Gagas PMPI: Gerakan Kolaborasi untuk Perkuat Ekonomi Pelajar dan Promosi Produk Lokal
- PMPI
Cut Emma Mutiara, anggota dewan penasihat PMPI sekaligus Presidium FORHATI Nasional, menilai gerakan ini sebagai contoh nyata peran aktif pelajar Indonesia di luar negeri dalam membawa nama bangsa.
“Dengan semangat global yang mereka miliki, pelajar Indonesia mampu menjadi agen perubahan dan penggerak ekonomi yang berdaya,” ujarnya.
Sinergi PMPI dan PPI
Dalam perkembangannya, PMPI juga menjalin sinergi dengan berbagai lembaga dan komunitas pelajar tingkat global. Beberapa negara telah memiliki Indonesian Promotion Center (IPC), seperti di Singapura yang dikoordinatori oleh Mahatma Eka Putra, dan di Tiongkok oleh Haekal Ahmadinejad.
Jaringan IPC dunia ini menjadi mitra strategis dalam memperkuat promosi produk Indonesia di berbagai kawasan internasional. Kehadiran PMPI diharapkan dapat melengkapi peran IPC dengan memperluas basis pelajar yang memiliki orientasi bisnis dan sosial.
PMPI juga berencana menjalin kolaborasi erat dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di berbagai negara untuk membangun jaringan kuat, menumbuhkan jiwa sociopreneur, dan mencetak pengusaha muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi bangsa.
“PMPI hadir untuk membangun semangat baru pelajar Indonesia agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan berperan aktif dalam pembangunan sosial,” tutur Alfaridzi.
Langkah ke Depan: Berjejaring, Berdaya, dan Mendunia
Dengan slogan “Berjejaring, Berdaya, dan Mendunia”, PMPI menargetkan perluasan jaringan ke negara lain serta pengembangan platform digital yang mempertemukan pelajar, mentor bisnis, dan pelaku usaha kecil dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui inisiatif ini, PMPI berharap menjadi contoh gerakan pelajar Indonesia yang mampu bersinergi dalam membangun ekonomi kreatif dan memperkenalkan produk lokal ke dunia internasional.*